Tensi Meter Digital Produk Jepang

Tensi meter ialah alat pengukur tekanan darah. Tensi meter ini terdiri dari 2 macam, yaitu tensi meter digital dan manual. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing untuk mengukur tekanan darah. Alat pengukur tekanan darah ini dapat mengukur tekanan darah sampai batas tertentu. Terlebih lagi bila kita menggunakan alat tensimeter digital yang hanya dapat mengukur tekanan darah dengan sistolik di bawah 200 mmHg. Namun, hal ini tidak akan terjadi bila kita menggunakan tensimeter manual atau tensimeter digital jenis tertentu.



tensi meter
Tensimeter Digital ABN


Tensimeter digital jenis tertentu seperti merek Omron HEM 7221 dapat mengukur tekanan darah dengan diastolik di atas 200 mmHg. Tentu saja kemampuan yang dimiliki oleh tensimeter digital Omron tersebut membuat harganya lebih mahal dibandingkan dengan tensimeter digital lainnya.


Tensi Meter Manual

Tensi meter manual pada umumya terdapat tensimeter air raksa dan tensimeter jarum atau aneroid. Tensimeter air raksa maupun tensimeter jarum atau aneroid dalam melakukan pengukuran tekanan darah memerlukan stetoskop dalam menentukan tekanan sistolik dan diastoliknya. Tensimeter manual ini banyak digunakan oleh petugas kesehatan. Keterampilan menggunakan alat tensimeter manual ini diperoleh oleh petugas kesehatan pada saat semasa menempuh jenjang pendidikan kesehatan.

Memang menggunakan tensimeter manual lebih sulit dibandingkan dengan menggunakan tensimeter digital. Namun, hal ini tidak berlaku bagi para petugas kesehatan karena mereka dibiasakan untuk menggunakan tensimeter manual dalam melakukan pemeriksaan tekanan darah pasiennya.//


Tensi Meter Digital

Tensi meter digital mampu mengukur tekanan darah secara digital. Salah satu tensimeter digital yang terkenal berasal dari merek Omron. Tensimeter digital Omron merupakan tensimeter digital yang diproduksi negara Jepang. Terdapat berbagai macam model tensimeter digital Omron ini di antaranya ialah tensimeter digital Omron HEM 7111, tensimeter digital Omron HEM 7203, tensimeter digital Omron  HEM 7201, dan lain sebagainya.

Apabila dibandingkan, tensimeter digital Omron  HEM 7111, 7203 dan 7201, tensimeter digital Omron  HEM 7201 merupakan tensimeter yang paling bagus di antara dua yang lainnya, sedangkan tensimeter Omron  HEM 7111 merupakan tensimeter dengan kualitas yang rendah. Namun,    tensimeter Omron  HEM 7111 ini masih dapat digunakan untuk pemeriksaan rutin atau screening bagi orang yang tidak memiliki penyakit tekanan darah tinggi. Tensimeter Omron HEM 7111 ini tidak dianjurkan untuk digunakan oleh penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi. Hal ini dikarenakan tensimeter ini tidak dapat mendeteksi tekanan sistolik di atas 180 mmHg. Oleh sebab itu, apabila penderita tekanan darah sistolik memiliki tekanan di atas 180 mmHg akan menghasilkan nilai error.

Untuk tensimeter digital Omron HEM 7203 menjadi tensimeter dengan kualitas menengah. Tensimeter ini dapat menampilkan 3 kali hasil pengukuran terakhir. Tensimeter ini juga sudah dapat digunakan oleh penderita tekanan darah tinggi. Alat ini mampu mendeteksi tekanan darah sistolik di atas 180 mmHg.//

Di antara kedua model tensimeter digital Omron tadi, tensimeter yang paling bagus diantara keduanya ialah tensimeter Omron HEM 7201. Tensimeter ini mampu mendeteksi tekanan sistolik sampai angka berapa pun. Tensimeter ini juga dilengkapi dengan sensor tertentu yang mampu mendeteksi apabila terjadi suatu kesalahan dalam menggunakan tensimeter tersebut. Hal ini lah yang menjadi keunggulan alat tensimeter digital Omron HEM 7201, dan membuat alat ini menjadi lebih mahal dibandingkan dengan harga alat tensimeter Omron  HEM 7111 dan Omron  HEM 7203.



Oleh:  Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber:  hargatensimeter.com, Omron healthcare.co.id



Terima kasih untuk Like/comment FB :