Alat Cek Tekanan Darah (Tensimeter)

Alat cek tekanan darah banyak dijual di toko alat-alat kesehatan. Alat cek tekanan darah ini digunakan untuk mengukur tekanan darah seseorang yang melakukan pengukuran tekanan darah. Alat ini terdiri dari dua macam, yaitu alat cek tekanan darah yang bersifat manual dan alat tekanan darah yang bersifat digital. Keduanya memiliki harga yang berbeda-beda. Hal ini bergantung pada merek, tipe dan spesifikasi yang dimiliki oleh alat pengukur tekanan darah tersebut. Tentunya alat ini akan semakin mahal bila spesifikasinya sangat komplet.



alat cek tekanan darah


Tensimeter Digital Omron


Alat cek tekanan darah umumnya digunakan pada lengan atas pasien. Ada pula yang digunakan pada lengan bawah pasien. Biasanya alat pengukur tekanan darah yang dapat mengukur tekanan darah pada bagian lengan bawah pasien ialah alat pengukur tekanan darah yang bersifat digital, sedangkan pada alat pengukur tekanan darah yang dapat mengukur tekanan darah pada lengan atas pasien ialah alat tekanan darah yang bersifat manual.

Baik alat pengukur tekanan darah yang bersifat manual maupun alat pengukur tekanan darah yang bersifat digital memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing sehingga sebelum kita membeli alat pengukur tekanan darah tersebut kita harus mengetahui spesifikasi  alat pengukur tekanan darah yang akan kita beli. Kita dapat membandingkannya dengan alat pengukur tekanan darah lain yang memiliki harga yang sama untuk mendapatkan alat pengukur tekanan darah yang terbaik.

Bagian-bagian Alat Cek Tekanan Darah

Alat cek tekanan darah memiliki bagian-bagian tersendiri sesuai dengan fungsinya masing-masing. Untuk alat pengukur tekanan darah yang bersifat manual, pada umumnya terdiri dari manset, balon pemompa, skala pengukur dan selang penghubung balon dengan manset dan skala pengukur. Demikianlah bagian-bagian dari alat pengukur tekanan darah manual tipe jarum, sedangkan bagian alat pengukur tekanan darah manual  tipe air raksa, skala pengukurannya merupakan tabung air raksa.

Untuk bagian-bagian alat pengukur tekanan darah yang bersifat digital, pada umumnya terdiri dari manset dan mesin pengukur tekanan darah. Hasil pengukuran tekanan darah akan ditampilkan pada monitor yang ada pada mesin pengukur tekanan darah. Hal ini tentu berbeda dengan alat pengukur tekanan darah yang bersifat manual. Penentuan tekanan darah atau nilai sistolik dan diastoliknya ditentukan melalui bunyi korotkoff pertama dan terakhir yang dapat didengar melalui alat yang bernama stetoskop. Jadi, apabila kita akan melakukan pemeriksaan tekanan darah dengan menggunakan tensimeter manual maka selain alat tensimeter manual yang harus ada juga harus terdapat stetoskop.

Berbeda halnya jika kita akan menggunakan alat tensimeter digital untuk mengukur tekanan darah. Kita hanya membutuhkan alat tensimeter digital saja untuk melakukan pengukuran tekanan darah. Hasil pengukuran tekanan darah akan terlihat pada layar atau monitor alat pengukur tekanan darah tersebut.

Alat cek tekanan darah dapat kita gunakan secara berkala untuk memantau tekanan darah kita. Selain itu, alat ini juga dapat digunakan untuk memeriksa tekanan darah pasien dan membantu petugas kesehatan dalam menegakkan suatu diagnosa. Pengukuran tekanan darah ini merupakan komponen yang paling penting untuk diukur pada setiap pasien yang datang sehingga komponen pengukuran tekanan darah menjadi salah satu tanda-tanda vital yang harus diukur selain suhu, nadi, dan respirasi.  Dari tanda-tanda vital inilah petugas kesehatan dapat mengetahui masalah kesehatan yang terjadi pada pasiennya.



Oleh:  Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber:  fungsialat.web



Terima kasih untuk Like/comment FB :