Cara Menggunakan Tensimeter Digital

Cara menggunakan tensimeter sebenarnya sangatlah mudah. Namun, orang seringkali mengatakan menggunakan tensimeter manual jauh lebih sulit dibandingkan dengan menggunakan tensimeter digital. Hal ini benar adanya karena menggunakan tensimeter digital diperlukan ketelitian dan ketepatan dalam menentukan nilai tekanan sistolik dan sistoliknya, sedangkan bila menggunakan tensimeter digital hasil pengukuran tekanan darah sistolik dan diastoliknya akan tertera langsung pada layar. Dengan menggunakan alat tensimeter digital, kita bertindak hanya sebagai operator alat.



 cara menggunakan tensimeter
Alat Tensi Digital Merek Omron


Kedua alat ini, yakni tensimeter manual dan tensimeter digital merupakan alat yang digunakan untuk melakukan pengukuran tekanan darah. Tensimeter manual umumnya banyak digunakan oleh para petugas kesehatan, sedangkan tensimeter digital banyak digunakan oleh masyarakat umum. Para petugas kesehatan banyak menggunakan tensimeter manual karena untuk memenuhi standar operasional prosedur pelayanan yang diberikan. Mereka belajar tentang cara menggunakan tensimeter manual semasa jenjang pendidikan sehingga mereka harus terbiasa menggunakan alat tensimeter manual, sedangkan masyarakat umum lebih menyukai menggunakan tensimeter digital dalam melakukan pengukuran. Tentu saja cara menggunakan tensimeter digital ini tidak memerlukan pendidikan khusus karena sangat mudah untuk digunakan. Masyarakat cukup belajar melalui video tutorial cara menggunakan tensimeter digital atau penjelasan dari toko yang menjual alat kesehatan.

Cara Menggunakan Tensimeter Digital

Sebelum kita membahas cara menggunakan tensimeter digital, kita terlebih dahulu akan membahas tentang cara menggunakan tensimeter manual jenis tensimeter jarum. Pertama-tama pasang manset pada lengan atas pasien yang akan diukur tekanan darahnya kemudian letakkan meteran skala  tensimeter jarum di manset dengan cara dikaitkan pada tempatnya. Setelah itu,  kunci balon pemompa dan letakkan stetoskop dalam keadaan terbuka pada lengan ata tepatnya pada arteri brachialis.

Langkah berikutnya, pompa balon sambil tangan kiri kita meraba arteri radialis. Pompa sampai denyutan di arteri radialis tidak teraba lagi oleh tangan kita. Kemudian naikkan 30 mmHg  batas arteri radialis yang tidak teraba tersebut. Setelah dinaikkan 30 mmHg, buka secara perlahan pengunci balon pemompa sambil mendengarkan detak nadi melalui stetoskop bunyi pertama dan terakhir. Lihat skala ketika mendengar bunyi pertama, begitu pula dengan bunyi terakhir. Angka yang ditunjukkan oleh bunyi pertama merupakan tekanan sistolik, sedangkan angka yang ditunjukkan oleh bunyi terakhir yang didengar menandakan tekanan diastolik. Demikianlah cara mengukur tekanan darah dengan menggunakan tensimeter jarum atau aneroid.

Selanjutnya kita akan membahas tentang cara menggunakan tensimeter digital. Cara menggunakan tensimeter digital jauh lebih mudah dibandingkan dengan cara menggunakan tensimeter manual. Caranya ialah dengan memasangkan manset pada bagian lengan atas pasien atau orang yang akan diperiksa tekanan darahnya.

Kemudian nyalakan tombol on yang ada pada tensimeter digital Omron  yang digunakan. Barulah kita tunggu dan biarkan tensimeter digital Omron  tersebut bekerja sendiri. Tensimeter akan mengakhiri pengukuran tekanan darah sampai angka dimonitor tensimeter digital Omron  tidak menunjukkan angka lain (angka dalam keadaan diam). Pada umumnya tensimeter digital Omron  akan menunjukkan beberapa angka paling atas yang merupakan nilai  tekanan darah sistolik. Angka yang berada di tengah menunjukkan nilai  tekanan darah diastolik dan angka yang berada paling bawah menunjukkan nilai  denyut jantung yang berdetak setiap menitnya. Demikianlah cara menggunakan tensimeter.


Oleh:  Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber:  tipscaraterbaik.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :