Tensi Darah (Sistolik dan Diastolik)

Tensi merupakan kata yang mengandung makna sebagai tekanan. Tensi sering dikaitkan dengan tekanan darah atau tensi darah. Tensi darah merupakan tekanan aliran darah yang mengalir pada pembuluh darah. Untuk mengetahui tekanan darah seseorang dapat dilakukan dengan   menggunakan alat bernama tensimeter. Tensimeter terdiri  dari beberapa macam di antaranya terdapat tensimeter manual dan tensimeter digital. Tensimeter manual banyak digunakan oleh para petugas kesehatan dalam mengukur tekanan darah pasiennya, sedangkan tensimeter digital banyak digunakan  oleh masyarakat umum untuk mengukur tekanan darahnya sendiri atau anggota keluarga lainnya.



tensi
Alat Tensi Darah Digital Omron


Pengukuran tekanan darah dengan menggunakan alat tensimeter ini akan menghasilkan nilai yang menunjukkan tekanan sistolik dan tekanan diastolik. Tekanan sistolik merupakan tekanan darah yang mengalir di dalam pembuluh darah pada saat jantung bekerja atau berdenyut, sedangkan tekanan diastolik adalah tekanan dalam pembuluh darah pada saat jantung beristirahat.

Nilai Tensi Darah

Tahukah Anda berapa nilai tekanan darah yang normal? Terkadang masyarakat pada umumnya sering salah mengartikan nilai  tekanan darah yang normal. Ada yang menganggap bahwa tekanan darah di atas 140 mmHg merupakan tekanan darah yang normal. Namun, hal tersebut tidak tepat. Nilai  tensi darah atau tekanan darah dikatakan normal apabila nilai  tekanan sistoliknya berada kurang  140 mmHg dan tekanan diastoliknya kurang  90 mmHg. Apabila nilai suatu tekanan darah berada di atas nilai normal maka dapat dikatakan bahwa orang tersebut menderita penyakit hipertensi, sedangkan apabila nilai tekanan darah berada di bawah nilai normal maka orang tersebut mengalami hipotensi. Baik hipertensi dan hipotensi memiliki penanganan yang berbeda. Untuk mendapatkan penanganan terhadap hipertensi atau hipotensi Anda dapat mengunjungi dokter.

Namun,  nilai tensi darah normal untuk setiap tahapan usia akan berbeda-beda. Pada umumnya nilai tensi darah normal pada bayi dan anak-anak memiliki nilai yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan nilai tekanan darah pada orang dewasa. Selain itu, tekanan darah seseorang juga akan dipengaruhi oleh faktor lainnya seperti aktivitas fisik. Aktivitas fisik dapat meningkatkan tekanan darah seseorang. Maka dari itu, sebaiknya sebelum kita melakukan pengukuran tekanan darah, orang yang akan diukur tekanan darahnya tersebut dianjurkan untuk beristirahat selama kurang lebih 5 menit. Selain itu, untuk mengetahui nilai tekanan darah yang tepat sebaiknya pengukuran tekanan darah tidak hanya cukup dilakukan satu kali melainkan dilakukan 2 sampai dengan 3 kali pengukuran. Nilai  tekanan darah juga dapat dipengaruhi oleh waktu. Biasanya pengukuran tekanan darah yang dilakukan pada pagi hari akan sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan malam hari.

Namun, bila pengukuran tekanan darah menghasilkan nilai tekanan darah  normal secara berkelanjutan maka dapat dipastikan bahwa orang tersebut mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi dapat diobati dengan   menggunakan obat penurun tekanan darah tinggi. Tentunya obat penurun tekanan darah tinggi ini diperoleh berdasarkan resep dokter. Maka itu, apabila Anda melakukan pengukuran tekanan darah dan didapatkan tekanan darah Anda tinggi, maka periksakan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Selain dengan menggunakan obat penurun tekanan darah tinggi dokter, Anda juga dapat mengonsumsi  tumbuhan yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi seperti buah mengkudu, air rebusan daun sirsak, dan lain sebagainya.



Oleh:  Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber:  alodokter.com, id.wikipedia.org



Terima kasih untuk Like/comment FB :