Ukuran Tensi Darah Normal

Ukuran tensi darah normal terdapat dalam tubuh orang sehat. Biasanya orang yang menerapkan pola hidup sehat dalam kehiupan sehari-hari akan memiliki ukuran tensi darah normal. Diketahuinya ukuran tensi darah normal ini pada seseorang dapat memberikan arti bahwa sirkulasi darah di dalam tubuhnya berjalan dengan normal. Ukuran tensi darah normal setiap fase pertumbuhan akan berbeda-beda. Misalnya saja ukuran tensi darah normal pada anak-anak akan berbeda dengan ukuran tensi darah normal dengan orang dewasa.

Perbedan ukuran tensi darah normal pada fase tersebut tentunya disesuaikan dengan kinerja dari organ-organ yang ada di dalam tubuh. Biasanya pada anak-aanak akan memiliki ukuran tekanan darah normal yang lebih rendah dibandingkan dengan tekanan darah pada orang dewasa.


Ukuran Tensi Darah Normal
alat tensi darah digital merk omron

Ukuran Tensi Darah Normal Sesuai dengan Usia

Ukuran tensi darah normal sesuai dengan usia dapat berbeda-beda. Namun bila disimpulkan secara garis besar bahwa ukuran tensi darah normal padaumunya ditetapkan dengan tekanan sistolik yang berada dibawah 140 mmHg dan tekanan diastolik yang berada di bawah 90 mmHg.

Nilai tensi darah yang normal pada setiap fase dari pertumbuhan manusia akan berbeda-beda. Tekanan darh normal pada anak-anak sangat sulit untuk menetukannya. Karena pada masa anak-anak ini merupakan masa pertumbuhan yang paling cepat terjadi. Sehingga perubahan dari tekanan darah yang dimiliki dan tergolong normal pun dapat terjadi secara cepat. Tetapi bayak para ahli yang berpendapat bahwa seorang anak dikatakan mengalami prehipertensi apabila tekanan darahnya melebihi 90% dibandingkan rata-rata tekanan darah anak seusianya. Dan seorang anak dianggap mengalami hipertensi apabila tekanan darah yang dimilikinya lebih besar dari 95% dibanding dengan anak-anak seusianya.

Pada remaja dan orang dewasa normalnya tekanan darah berada pada nilai 120/80 mmHg. Nilai ini merupakan nilai tekanan darah yang tergolong optimal. Apabila tekanan darah yang dimiliki remaja dan dewasa melebihi nilai normal tekanan darah tersebut maka dapat dikatakan bahwa remaja atau dewasa tersebut mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Pada remaja atau dewasa dikatakan mengalami pre hipertensi apabila memiliki tekanan darah diatas 120 mmHg namun dibawah 140 mmHg, atau bila dilihat dari tekanan diastoliknya memiliki tekanan diastolik diatas 80 mmHg namun dibawah 90 mmHg. Remaja dan dewasa yang tergolong ke dalam pre hipertensi akan mudah sekali mengalami hipertensi. Kecuali orang tersebut melakukan tindakan atau terapi yang tepat seperti dengan mengurangi konsumsi makanan yang dapat menaikkan tekanan darah dan mengkonsumsi obat-obatan penurun tekanan darah.

Kemudian pada remaja dan dewasa yang dikatakan memiliki penyakit hipertensi apabila keadaan dari tekanan darahnya melebihi 140/90 mmHg. Tekanan darah yang mleebihi 140/90 mmHg mungkin akan menimbulkan gejala lain seperti pusing kepala, bengkak pada anggota badan seperti muka dan tangan, pandangan kabur dan lain sebagainya.

Apabila telah diketahui bahwa remaja atau orang dewasa tersebut mengalami hipertensi maka dokter akan menyarankan untuk mengubah pola hidup menjadi pola hidup yang sehat. Selain itu dokter juga akan memberikan resep yang berisikan obat-obatan penurun tekanan darah tinggi yang harus diminum secara teratur. Yang terpenting untuk diperhatikan penderita penyakit hipertensi ialah memantau tekanan darah saat sedang mengkonsumsi obat penurun tekana darah. Karena dikhawatirkan terjadi hipotensi sebagai akibat atau efek samping dari mengkonsumsi obat penurun tekanan darah. Pengukuran tekanan darah sendiri dapat dilakukan dengan menggunakan alat yang bernama tensimeter.




Oleh : Bidan Rina

Sumber :
  • sehatfresh.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :