Tensi Darah Rendah

Tensi dalam kondisi darah rendah merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah berada dibawah batas normal. Tensi darah rendah ini dapat terjadi karena berbagai faktor. Tensi darah rendah disebut juga dengan hipotensi. Biasanya hipotensi ini terjadi pada orang yang sedang mengkonsumsi obat antidepresan atau obat anti hipertensi. Selain hipotensi terjadi pada orang yang sedang mengkonsumsi obat-obatan, dapat pula terjadi pada orang yang mengalami diabetes mellitus. Tensi darah rendah atau hipotensi juga dapat terjadi secara mendadak karena sebagai akibat dari kejutan dan dapat disebabkan karena luka yang serius seperti myocardial infraction.


Mengukur tekanan darah menggunakan tensimeter


Tensimeter digital


Seseorang dikatakan mengalami tensi darah rendah apabila tekanan darahnya dibawah 120/80 mmHg. Diagnosis untuk tensi darah rendah dilakukan dengan cara mengukur tekanan darah melalui tensimeter. Mengukur tekanan darah dengan menggunakan tensimeter untuk mendiagnosis tekanan darah rendah merupakan cara umum yang paling sering dilakukan. Namun ada cara lain yang dapat dilakukan untuk mendiagnosis tekanan darah rendah yaitu dengan mengukur darah totalseperti kadar gula, elektrokardiogram, ekokardiogram, uji stress, manubervalsava, dan uji tabel tilt.

Untuk mengatasi tensi darah rendah ini dapat dilakukan berdasarkan gejala yang ditimbulkan. Apabila timbul tekanan darah rendah tanpa gejala, maka tidak perlu tindakan khusus dalam menangani tekanan darah rendah ini. Hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi tekanan darah rendah ialah dengan melakukan aktifitas ringan. Hal ini dapat meningkatkan tekanan darah. Namun kenaikan tekanan darah ini bersifat sementara.

Penyebab Tensi Darah Rendah

Tensi darah rendah dapat disebabkan oleh beberaoa sebab, diantaranya ialah karena volume darah yang berkurang, perubahan hormonal, pelebaran pembuluh darah, pengaruh obat-obatan, kurang darah, masalah jantung atau masalah yang berkaitan dengan kelenjar endokrin. Tensi darah rendah yang terjadi karena volume darah berkurang terjadi melalui adanya perdarahan dan kurangnya asupan cairan. Selain itu kurangnya volume darah juga dapat disebabkan karena konsumsi obat-obatan diuretik yang memiliki efek samping terhadap buang air kecil yang berlebihan.

Penyebab tensi darah rendah yang lainnya ialah karena terkena paparan sinar matahari dalam jangka waktu yang lama atau yang disebut dengan heat stroke. Pada saat tubuh terpapat sinar matahari dalam jangka waktu yang cukup lama dapat membuat tubuh kekurangan cairan elektrolit. Kekurangan cairan elektrolit ini ditandai dengan tidak adanya keringat, kepala terasa ringan dan air seni berubah menjadi berwarna kuning tua bahkan cenderung berwarna cokelat.

Selain itu terdapat beberapa jenis obat-obatan yang dapat membuat tensi darah rendah. Salah satu diantaranya ialah pengobatan dengan menggunakan obat beta blocker atau alpha blocker. Beta blocker dapat membuat tensi darah rendah dengan cara mengurangi denyut jantung dan mengurangi pemompaan darah oleh jantung secara sekaligus. Berkurangnya kemampuan jantung dalam memompa darah, dapat terjadi sebagai akibat adanya gagal jantung yang berat.

Tekanan darah rendah pada umumnya tidak mengakibatkan ke arah komplikasi yang serius apabila ditangani dengan tepat. Penangan yang dilakukan terhadap terjadinya tekanan darah rendah ini dilakukan berdasarkan gejala yang timbul. Apabila tidak terdapat penyakit serius yang berkaitan dengan terjadinya tekanan darah rendah ini, biasanya tekanan darah rendah ini dikaitkan dengan penyakit jantung dan stroke. Untuk itu untuk mengetahui penyebab tekanan darah rendah yang terjadi pada seseorang diperlukan pemeriksaan lebih lanjut agar mengetahui penyebabnya dengan tepat dan dapat ditentukan pula pengobatannya dengan tepat.




Oleh : Bidan Rina Widyawati

Sumber :
  • id.wikipedia.org




Terima kasih untuk Like/comment FB :