Menurunkan Tensi Darah

Menurunkan tensi darah dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Salah satu cara yang paling umum dilakukan oleh orang yang memiliki tekanan darah tinggi ialah dengan mengkonsumsi obat-obatan penurun tekanan darah tinggi atau obat anti hipertensi. Obat anti hipertensi ini diperoleh berdasarkan resep dari dokter. Sebelumnya orang yang memiliki tekanan darah tinggi tersebut diperiksa dan dipastikan bahwa memang menderita penyakit tekanan darah tinggi. Setelah terdiagnosa bahwa orang tersebut memiliki penyakit tekanan darah tinggi maka dokter pun akan memberikan resep berupa obat penurun darah tinggi atau obat anti hipertensi.

Menurunkan tensi darah menjadi suatu perkara yang sulit. Pasalnya setelah tensi darah turun, dalam jangka waktu tertentu tensi darah dapat naik kembali. Namun kita masih dapat mengontrol agar tensi darah tersebut tidak naik kembali. Salah satunya dengan menerapkan pola hidup sehat. Pola hidup sehat dapat menjadi suatu cara dalam mengontrol tekanan darah agar tidak mudah meningkat.


Alat tensi darah digital

Cara Menurunkan Tensi Darah

Cara menurunkan tensi darah yang paling umum dilakukan dengan mengkonsumsi obat-obatan penurun tekanan darah tinggi atau obat anti hipertensi. Berikut terdapat beberapa obat-obatan yang dapat digunakan sebagai cara menurunkan tensi darah tinggi ialah sebagai berikut :

Calcium Channel Blockers
Obat calcium channel blockers dapat menurunkan tensi darah tinggi dengan cara mencegah terjadinya penyerapan kalsium untuk masuk ke dalam sel-sel dari otot jantung dan pembuluh darah. Obat ini digunakan dengan tujuan membuat pembuluh darah besar mengalami vasodilatasi atau pengenduran pembuluh darah arteri serta menurunkan tensi darah. Namun penggunaan obat ini memiliki efek samping. Efek samping akan terasa meningkat apabila setelah meminu obat tersebut pasien meminum jus jeruk bali. Maka dari itu pasien yang akan meminum Calcium Channel Blockers ini tidak dianjurkan untuk meminum jus jeruk bali setelahnya.

Angiotensin converting Enzyme (ACE) Inhibitor
Obat Angiotensin converting Enzyme ini dapat menurunkan tensi darah tinggi dengan cara membuat dinding dari pembuluh darah agar rileks sehingga dapat emngurangi tekanan darah. Obat ini juga bila dikonsumsi dapat menimbulkan efek samping yaitu berupa batuk kering. Apabila batuk kering yang menjadi efek samping dari obat ini mengganggu, maka pasien dianjurkan untuk menggantinya dnegan obat lain seperti Antagonis Reseptor Angiotensin-2 yang memiliki khasiat yang sama dengan ACE inhibitor. Selain itu obat ACE Inhibitor juga dapat menimbulkan suatu reaksi apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat hipertensi ainnya. Maka dari itu sebelum mengkonsumsi obat ini, konsultasikan terlebih dahulu mengenai obat-obatan yang dapat bereaksi dengan ACE inhibitor ini.

Alpha Blockers
Obat Alpha Blockers dapat berfungsi untuk merilekskan pembuluh darah sehingga dapat menurunkan tensi darah yang tinggi. Namun dalam mengkonsumsi obat ini dapat menimbulkan beberapa efek samping seperti pingsan, sakit kepala, pusing, kelelahan, dan pergelangan kaki membengkak.

Beta Blockers
Obat beta blockers ini dapat menurunkan tensi darah dengan cara membuat kinerja jantung lebih lambat dan menggunakan tenaga yang sedikit. Obat ini dapat bereaksi jika digunakan bersamaan dengan obat lainnya. Maka dari itu konsultasikan terlebih dahulu pada dokter mengenai obat-obatan yang dapat bereaksi dengan beta blockers. Pemberhentian mengkonsumsi obat ini secara tiba-tiba dapat membuat terjadinya peningkatan tekanan darah atau serangan angina. Sehingga apabila akan berhenti mengkonsumsi obat ini maka konsultasikanlah pada dokter yang menangani.




Oleh : Bidan Rina Widyawati

Sumber :
  • alodokter.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :