Alat Ukur Tekanan Darah

Alat ukur tekanan darah yang paling banyak digunakan ialah alat tekanan darah manual dan digital. Alat ukur tekanan darah ini digunakan sesuai dari jenis alat tekanan darah itu sendiri. Pada umumnya alat tekanan darah digital lebih mudah untuk digunakan mengukur tekanan darah dibandingkan dnegan alat tekanan darah manual. Selain itu alat tekanan darah digital memerlukan waktu yang relatif sedikit dibandingkan alat tekanan darah manual untuk memberikan hasil pengukuran. Sehingga untuk golongan masyarakat umum, lebih menyukai untuk menggunakan alat tekanan darah digital dibandingkan dengan alat tekanan darah manual.


Alat Ukur Tekanan Darah
Alat ukur tekanan darah Omron

Alat Ukur Tekanan Darah
Mengukur tekanan darah menggunakan tensimeter digital


Macam-macam Alat Ukur Tekanan Darah

Pada umumnya alat ukur tekanan darah terdapat 2 jenis yaitu alat ukur tekanan darah yang bersifat manual dan alat ukur tekanan darah yang bersifat digital. Alat tensimeter manual memiliki kelebihan diantara memberikan hasil pengukuran yang akurat, dan lain sebagainya. Sedangkan kekurangan dari alat tensimeter manual ini memerlukan waktu yang relatif lama untuk mendapatkan hasil pengukuran tekanan darah, dan tidak praktis untuk digunakan. Sedangkan alat tensimeter digital memiliki kelebihan akuarat dalam memberikan hasil pengukuran, pengukuran yang dilakukan reatif lebih cepat, dan praktis untuk dilakukan. Sedangkan kekurangannya, harus mengganti baterai apabila baterai lemah untuk digunakan dan harus diganti, memerlukan perawatan yang khusus agar tidak mudah rusak, dan lain sebagainya.

Contoh dari alat ukur tekanan darah yang bersifat digital ialah tensimeter digital. Tensimeter digital yang diproduksi pada masa sekarang merupakan tensimeter digital yang tergolong modern. Alat tensimeter digital ini mudah untuk digunakan. Cara menggunakannya pertama pasangkan cuff pada lengan tangan bagian atas. Jarak cuff yang di pasang kurang lebih 5-10 cm dari siku. Setelah cuff dipasang, pasangkan selang yang menghubungkan cuff ke mesin tensimeter digital. Setelah itu, tekan tombol on lalu biarkan cuff mengembang dengan sendirinya dan berhenti dengan sendirinya secara otomatis. Apabila cuff telah berhenti mengembang, maka lihat hasilnya pada display alat tensimeter digital tersebut. Pada angka yang paling atas menunjukkan tekanan darah sistolik, sedangkan angka yang dibawahnya menunjukkan tekanan darah diastolik. Adapun alat tensimeterdigital, selain menunjukkan tekanan darah sistolik dan diastolik, alat ini juga menunjukkan denyut nadi. Denyut nadi tertera pada display alat tensimeter digital paling bawah.

Alat ukur tekanan darah yang bersifat manual seperti tensimeter jarum dan tensimeter air raksa, dalam penggunaannya memerlukan alat lain yaitu stetoskop. Saat melakukan pengukuran tekanan darah dengan menggunakan tensimeter manual ini, pasang cuff pada lengan tangan bagian atas dengan jarak kurang lebih 5-10 cm dari siku. Kemudian kunci pompa balon dan pasangkan stetoskop dengan cara diselipkan pada cuff tepat berada pada arteri brachialis. Setelah itu, pompa balon sambil meraba arteri radialis. Lakukan pemompaan sampai arteri radialis tidak teraba. Kemudian buka kunci pompa secara perlahan dan dengarkan denyutan pertama dan terakhir yang terdengar melalui stetoskop. Denyutan pertama yang terdengar melalui stetoskop menandakan bahwa denyutan tersebut merupakan tekanan sistolik. Dan denyutan terakhir yang terdengar melalui stetoskop merupakan tekanan diastolik.

Memang pada umumnya melakukan pengukuran tekanan darah dengan menggunakan alat tensimeter digital lebih mudah dan praktis dibandingkan dengan menggunakan tensimeter manual. Namun kedua jenis tensimeter ini baik tensimeter manual maupun tensimeter digital sama-sama memberikan hasil pengukuran yang akurat. Sehingga kedua jenis alat ini cocok untuk digunakan mengukur tekanan darah. Tentunya sesuai dengan kebutuhan. Apabila digunakan untuk melakukan pengukuran tekanan darah sehari-hari untuk perawatan di rumah sebaiknya menggunakan alat tensimeter manual. Sebaliknya bila digunakan untuk diagnosa oleh petugas kesehatan maka alat tensimeter yang cocok untuk digunakan ialah alat tensimeter manual.


Oleh : Bidan Rina Widyawati

Sumber :
  • tokoalkes.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :